Memperkuat Pemeliharaan Prediktif di Industri Kritis
ABB telah mengumumkan rencananya untuk mengakuisisi IPEC, sebuah perusahaan diagnostik yang berbasis di Inggris yang mengkhususkan diri dalam deteksi dini kegagalan peralatan listrik. Langkah ini meningkatkan portofolio otomasi industri ABB, khususnya dalam pemeliharaan prediktif untuk pusat data, utilitas, dan bandara di mana waktu henti dapat menelan biaya jutaan. Kesepakatan ini diperkirakan akan selesai pada awal 2026.
Deteksi Discharge Parsial sebagai Faktor Keandalan Utama
Keahlian IPEC terletak pada deteksi discharge parsial, sebuah fenomena yang bertanggung jawab atas lebih dari 80% kegagalan aset listrik. Dengan mengidentifikasi kerusakan isolasi sejak dini, teknologi IPEC membantu mencegah pemadaman yang mahal. Oleh karena itu, ABB kini dapat menawarkan pelanggan ketahanan yang lebih kuat dalam sistem otomasi dan kontrol pabrik.
Integrasi dengan Portofolio Layanan Elektrifikasi ABB
Integrasi platform pemantauan IPEC melengkapi layanan pemeliharaan prediktif ABB yang sudah ada. Akibatnya, pelanggan dapat mengurangi waktu henti hingga 90% dan memangkas biaya pemeliharaan sebesar 85%. Ini sejalan dengan strategi ABB untuk menggeser industri dari perbaikan reaktif ke manajemen aset proaktif.
Pemantauan Canggih Didukung oleh AI dan Analitik
Sistem unggulan IPEC memantau hingga 128 titik koneksi secara bersamaan. Algoritma DeCIFer miliknya menggunakan AI dan pembelajaran mesin untuk menganalisis data dan memprediksi kegagalan. Selain itu, teknologi ini mendukung lingkungan PLC dan DCS, memastikan pemantauan berkelanjutan pada sistem kontrol industri.
Ekspansi Global dan Fokus pada Pusat Data
Berkantor pusat di Manchester, IPEC beroperasi di seluruh Eropa, Timur Tengah, dan AS. Pusat data merupakan pasar dengan pertumbuhan tercepat, terutama di Amerika Utara. Selain itu, solusi mereka semakin banyak diadopsi di bidang kesehatan dan manufaktur, di mana kontinuitas operasional sangat penting.
Kepemimpinan Industri dan Visi Strategis
Presiden Divisi ABB, Stuart Thompson, menekankan bahwa biaya waktu henti di industri kritis sangat besar. Dengan mengakuisisi IPEC, ABB menyediakan kecerdasan diagnostik yang mengubah data pemantauan kompleks menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti. Ini memperkuat posisi ABB sebagai pemimpin dalam otomasi industri dan optimasi pabrik.
Komentar Ahli tentang Tren Industri
Akuisisi ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam otomasi industri: pemeliharaan prediktif yang didukung oleh AI. Sistem PLC dan DCS tradisional berfokus pada kontrol, tetapi pabrik modern menuntut pemantauan terintegrasi. Menurut saya, langkah ABB ini menyoroti pergeseran menuju infrastruktur cerdas yang mampu melakukan diagnosis sendiri dan ketahanan jangka panjang.
Skema Aplikasi dan Kasus Penggunaan
-
Pusat Data: Pemantauan berkelanjutan mencegah pemadaman yang dapat mengganggu layanan cloud.
-
Utilitas: Deteksi dini kegagalan isolasi memastikan penyediaan listrik yang andal.
-
Bandara: Diagnostik prediktif mengurangi risiko waktu henti listrik dalam operasi kritis.
-
Pabrik Manufaktur: Integrasi dengan sistem otomasi pabrik memperpanjang umur peralatan.

